contact
Test Drive Blog
twitter
rss feed
blog entries
log in


Abstrak merupakan bentuk ringkas dari isi suatu dokumen yang terdiri atas bagian-bagian penting dari suatu tulisan, dan mendeskripsikan isi dan cakupan dari tulisan. Menurut American National Standards Institute (1979), definisi abstrak adalah representasi dari isi dokumen yang singkat dan tepat.


Dua konsep utama dalam membuat abstrak:

  • Conciseness.
  • Significance.

Fungsi / Tujuan abstrak:

  • Current awareness: memudahkan para pembaca untuk mendapatkan informasi terbaru tentang suatu bidang yang diminati, tanpa harus membaca seluruh isi dokumen.
  • Menghemat waktu pembaca.
  • Melanjutkan membaca atau tidak ?.
  • Menghindari terjadi duplikasi tulisan.
  • Keyword : memudahkan dalam penyimpanan secara elektronis.

Isi Abstrak

  • Tujuan (Purpose)
  1. Apa alasan penulis ?
  2. Apa ide utama (main idea) dari penulis ?
  • Cakupan (Scope)
  1. Apa yang menjadi fokus penulis ?
  2. Dimana yang menjadi konsentrasi dari penulis ?
  • Metode (Method)
  1. Jenis-jenis temuan yang ditampilkan penulis
  2. Bagaimana penulis meyakinkan pembaca tentang validitas dari ide utamanya ?

Tipe Abstrak

  • Descriptive Abstract
  1. Berisi informasi yang terdapat pada tulisan
  2. Berisikan tujuan, metode, dan cakupan dari tulisan
  3. Tidak mencakup hasil, kesimpulan dan rekomendasi
  4. Biasanya sangat pendek
  5. Memperkenalkan kepada pembaca tentang subjek dari tulisan
  • Informative abstract:
  1. Merupakan substitusi dari dokumen
  2. Berisi spesifik informasi dari tulisan
  3. versi miniature dari dokumen yang mencakup tujuan, metode, cakupan, hasil, kesimpulan dan rekomendasi dari tulisan
  4. Pendek, biasanya 10 % dari panjang tulisan
  5. Biasanya digunakan dalam laporan penelitian

Qualities of Good Abstract

  • Menggunakan satu atau beberapa paragrap yang baik, merupakan satu kesatuan (unified), koheren, concise dan dapat berdiri sendiri (able to stand alone).
  • Mengikuti kronologis dari tulisan
  • Adanya transisi secara logika diantara informasi yang diberikan
  • Tidak menambahkan informasi baru, hanya meringkas laporan/tulisan
  • Dapat dimengerti oleh banyak pembaca

Steps for Writing Effective Abstracts

  • Baca ulang artikel, paper atau laporan
  1. Lihat secara spesifik bagian-bagian utama dari tulisan:tujuan, metode, cakupan, hasil, kesimpulan, dan rekomendasi
  2. Gunakan heading, outline dan daftar isi sebagai bantuan untuk menulis abstrak
  3. Jika menulis abstrak dari tulisan orang lain, bagian pendahuluan dan kesimpulan merupakan tempat yang baik untuk memulai. Biasanya mencakup apa yang ditekankan (main idea) dari tulisan tsb.
  • Tulis Draft Kasar, tanpa melihat tulisan lagi
  1. Jangan hanya mengkopi kalimat kunci dari tulisan: Anda akan mendapatkan informasi yang terlalu banyak atau informasi yang terlalu sedikit.
  2. Buat ringkasan informasi dengan bahasa sendiri
  • Revisi Draft Kasar tersebut dengan:
  1. Membetulkan kesalahan strukturnya
  2. Tingkatkan transisi dari point satu ke point lainnya
  3. Buang informasi yang tidak berguna
  4. Tambahkan informasi yang tertinggal
  5. Hilangkan kata-kata yang tidak perlu
  6. Betulkan kesalahan ejaan, grammar, dsb.
  • Cetak dan baca lagi

Tips

  • Buat supaya pekerjaan Anda terkesan menarik
  • Hindari bahasa yang panjang dan kompleks
  • Hindari penggunaan jargon (hyperbolis)
  • Tetapkan batasan kata dalam setiap kalimat
  • Pastikan bahwa abstrak sudah mencakup seluruh point penting dalam tulisan
  • Abstrak pendek (100-300 kata) untuk artikel dan paper biasanya dalam satu paragraph sedangkan abstrak yang lebih panjang, untuk tesis dan laporan bisa dalam beberapa paragraph

Sumber :

http://staf.cs.ui.ac.id/WebKuliah/Scientific-Writing/Abstrak.ppt




0

0 comments:

Posting Komentar

Silahkan Di Isi Dengan Komentar Yang Membangun

Yang Mampir

Search

Gunadarma

Tombol ini akan memasukanmu ke tempat Anda


Followers

About Me

Foto saya
Saya seorang Pelajar yang lahir di Jakarta (Betawi asli) dan bertempat tingal di Kuningan Jakarta Selatan

Buku Tamu